kurang lebih begini gambarannya:
ketika lo uda belajar mati2an untuk ujian, misalnya pelajaran mat deh (penuh teka-teki), nah.. ketika lo ud yakin, ujian mat ini psti lo bs deh, maka lo bertekad untuk belajar sekeras2nya dan seulet2nya. ketika menghadapi ujian tsb, lo kembali lg bertekad, gak mau nyontek ato ngelakuin hal2 yg gak baik krn lo ga mw ujian lo ini gagal hanya krn kebodohan lo melakukan tindakan-tindakan yg gak baik...
setengah jem pertama, ujian berjalan baik, lo bhkan bs sambil senyam-senyum menjawab stiap pertanyaan, dan saat itu lo sampe ngerasa kalo soal2 ujian yg ada di dpn lo itu sangat bersahabat dan soal demi soal lo semakin mencintai ujian lo...
eeehhhhh,,, masuk ke setengah jem berikutnya, lo mulai menemukan soal2 yg agak sulit dan ribet, beberapa nmr berhasil lo lalui walopun lo hrs sedikit lama berkutat dengannya,,tapi you did it and it worked!...
yaa, lo kembali lg yakin, soal2 itu mulai lg menunjukan sikap ramahnya, dan lo pun berseru sendiri dlm hati, "gak boleh nyerah! selama ini gue ud banyak belajar dan gue gak boleh begitu aja nyerah buat ujian ini... gue akn mencetak nilai terbaik dan berjanji akn menjadikan ujian mat ini sbg ujian terakhir gue dg nilai terbaik gue! ayyoo, gue psti bisa!..."
lo kembali melanjutkan "perjuangan" lo di meja ujian.. sampailah lo pd soal susah yg ngebuat lo sedikit males berpikir dan seketika lo memutuskan untuk merenggangkan otot2 otak dan kepala lo.. hanya sebentar,, in sudden, si pengawas mengumumkan kalo waktunya tinggal 2 menit lagi, dan saat itu jg lo lgsg panik... dan terlintaslah di kepala lo, 'yaa, gue gagal lagi!...'
walopun kalimat2 kegagalan itu terus menjerit di pikiran lo, lo ga mau nyerah, skali lg lo meneliti kertas soal dan mulai bekerja dengan otak dan tangan lo lg di atas kertas ujian... lo terus berkerja sesusah payah lo, lo gak peduli walopun pengawas uda mulai mengumpulkan kertas2 mahasiswa lainnya, sampe akhirnya dia mendarat di meja lo dan meminta dg hormat kertas ujian loo...
masih ada 50 soal lagi, dan itu masih setengah dr nilai sempurna, sebutlah nilaiya harus 95, dan 50soal yg gak bisa lo kerjakan itu nilainya kurang lebih 45-an...
"soalnya banyak gitu, waktunya kenapa singkat bgt sih?!"
"Gue uda belajar mati2an, dan gue yakin bgt kali ini ujian gue psti berhasil, tp kenapa hrs diambil sama si pengawas itu?!..."
"kenapa sih gue ga dikasih kesempatan sebentar lagi, at least untuk menyelesaikan 25 soal berikutnya, dan menyisakan 25soal sisanya...?!..."
"kenapa sih gue gak prnh bisa meraih nilai yg baik di ujian2 gue terutama ujian mat ini?!... kenapa???!!..."
lo marah?... lo kecewa kan?... lo benci bgt sikon itu.. lo berteriak2 sendiri dlm hati, lo eneg, lo muak sama keadaan ini, krn lo uda pernah mengalaminya beberapa kali setiap lo ujian mat... ujian final ini lo bertekad untuk mencetak dan membingkainya dg nilai terbaik, tp lo gagal!...
lo uda belajar, lo menuruti peraturan yg ada, lo membangun komitmen untuk gak nyontek, untuk gak curang dan untuk belajar dan terus berusaha, tapi lo tetep gagal...
lo gagal dan lo gak tau mau marah ke mana... keadaan??... pengawasnya?... soalnya??... smuanya gak ada yg pantes lo marahin, ga ada yg pantes lo benci... lalu??... gimana dnk??...
terpaksa.. lo menelan kekecewaan itu seorang diri, lo menikmati rasa skt hati yg sering lo rasakan di ujian2 sebelumnya, lo memeras kembali otak dan pikiran lo dan the worst is, lo ga tw tepatnya apa yg saat ini lo rasakan dan lo mau lakukan...
yg paling nyata hanya rasa kecewa itu...
ketika lo memperjuangkan sesuatu yg lo anggep baik, dan bahkan ga hanya lo seorang diri, tp org2 di skililing lo juga ikut memperjuangkannya dan meyakini lo kalo sesuatu itu worth it untuk diprjuangkan, tiba-tiba perjuangan lo dikandaskan begitu aja tanpa alasan yg jelas oleh pihak yg paling berpengaruh dan lo gak dikasih kesempatan untuk tau alasannya ataupun memperjuangkannya kembali...
apa yg lo rasakan??....
atau contoh simplenya,
lo nnton bola, pertandingan antara liga inggris dan apalah itu, (maaf klo keliru, krn emg basicnya gue bukan penonton bola dan penanti ataupun penikmat world cup), ketika si penjaga gawang kurang becus dalam menjalankan tugasnya, dan alhasil dia kebablasan bbrp gol...
apa yg lo rasakan??...
contoh lainnya...
ketika lo bekerja di sbh perusahaan jasa yg kerjaannya cari klien, cari tender, follow up bbrapa customers berdasarkan data base, doa sebanyak2nya biar proyek si klien itu jatuh ke tangan lo atau hasil tendernya dimenangkan oleh perusahaan lo... u did ur best when u talked with ur clients, when u did the follow up-things, and u win the projects by your-own-self...
tapi ujung2nya, hasil jerih payah lo malah direbut sama boss lo sndiri dan diakui sbg hasil kerja kerasnya mencari client... daaann.. hal itu gak hanya satu dua kali terjadi, tp uda sering bgt.. dan satu hal lagi yg paling buruk, boss lo sll menegur pekerjaan lo krn dy menganggap lo gak baik menjalankan pekerjaan lo tsb...
apa yg lo rasakan??...
kecewa??...
so do i!...
explain kecewa?!...
i don't know certainly, but the most that i feel now is painful...
and one thing that i eager to ask is: WHY YOU WHO DID IT TO ME?!...
No comments:
Post a Comment