memulai hari di minggu pertama bulan Juni dengan bangun on time, jam 6.00 pagi, dan berangkat ke halte pulo mas dengan on time jg, 7.10... (on time apa cobaa... -__-"), kemudian merasa sgt yakin bs mendapatkan busway kosong dan menikmati suasana SENIN pagi tanpa EMOSI!....
eehhhhh, kebahagiaan dan harapan itu pupus ketika gue tengah mengantri masuk ke dalam bus... okeee, smua yg di situ emg punya kepentingannya masing-masing, dan each of them psti mau menjadi penumpang-rela-desak2an-demi-sampai-di tempat tujuan-dg selamat... tapiiiii,, tante-tante, om-om, kakak-kakak, adik-adik, mas-mas , mba-mba... ditolong ini, jgn didorong-dorong atuh saya nyahh... yah??....
Kenapa gue keberatan dengan kegiatan dorong mendorong ketika mau naik busway karena:
1. Tak kan lari gunung di kejar, buswaynya pasti nunggu kok kalo penumpangnya belom naik ato isi bus belom penuh... JADI GAK PERLU TAKUT KETINGGALAN!....
2. Gak perlu dibantu dorong, gue dan bisa dipastikan, org2 di depan ataupun di samping gue pasti maju ato bergerak masuk, kalopun gak mau masuk, kami psti bergeser kok... JADI GAK PERLU DIARAHKAN SECARA "KASAR" UNTUK MASUK ATOPUN BERGESER!
3. Sekarang, klo misalnya gue atopun org lain, didorong, trus jatuh ngejeblos ke bawah, ato *amit-amit, tolak dalam kuasa Kristus! jatoh ke dpn trs kelinde* busway, elo mw tanggung akibatnya?!... lo bisa angkat tangan pas di tanya polisi, "siapa yg dorong org ini?!" lalu lo raise ur hand and shout, "SAYA PAK!" - gak kan?!... gak akan mungkin kan lo pd ngaku ngedorong ank/istri/suami/adik/kakak/org tua seseorang??.... JADI GAK PERLU DORONG-DORONG!!!
apa gitu yg ada dlm pkiran mereka ketika mereka mendorong org2 di dpnnya buat maju dan bergerak cepat?... klo mw disuruh pilih, org2 di dpn itu jg gak mau ngantri cape2 gitu, tp apa daya buswaynya emg lama... klopun lo mau masuk dan ada org lain yg menghalangi elo, lo mungkin bisa mempraktekan ilmu pendidikan lo di masa sekolah dasar dlu, yaitu mengucapkan kata PERMISI! yang dalam bahasa internationalnya disebut EXCUSE ME!!... yah kan??... agree guys?... surely!...
jd, dr pengalaman-pengalaman yg gue dpt selama menjadi pengguna transjakarta, gue menarik sebuah kesimpulan sementara: bahwa, ketika anda naik kendaraan umum, BUSWAY / TRANSJAKARTA, anda harus memiliki daya tahan tubuh yg kuat dan kelenturan otot yang elastis.. mengapa demikian???... karena, selain untuk menahan tubuh ketika tidak mendapat tempat duduk dan terpaksa bergelantung pada pegangan gantung, daya tahan tubuh anda serta kekuatan otot anda akan dibutuhkan untuk menahan dorongan-dorongan dari manusia-manusia hiperbola disorder (ngarang!) ketika anda akan menaiki busway tsb!....
like... dahhh??!!... whatever!... *__*
couldnt agree more
ReplyDelete